Arti Kosmos dalam Injil Yohanes

Biblika

By. Esra Alfred Soru, STh
Di dalam Injil Yohanes, konsep “dunia” atau “kosmos” sangat memegang peranan penting. Kira-kira ada 58 kali kata “dunia” atau “kosmos”  disebutkan dalam Injil tersebut. Selain itu kata tersebut dipakai oleh Yohanes dengan berbagai arti  dan maksud serta pengertian yang terkandung di dalamnya. Berikut ini kita akan melihat beberapa pengertian dari kata tersebut.

KOSMOS DAPAT BERARTI TATA CIPTA
Dalam bagian-bagian atau ayat-ayat Injil Yohanes yang mengandung makna seperti yang disebutkan di atas, selalu berbicara dengan tegas bahwa “kosmos” adalah “ada” yang diadakan dan bukan yang ada dengan sendirinya.

Ps 1:3 : “…segala sesuatu dijadikan oleh Dia…”
Ps 1:10 : “…dan dunia dijadikan oleh-Nya…”
Ps 17:5 : “…sebelum dunia ada…”

Ketiga ayat di atas dengan jelas memperlihatkan bahwa “kosmos” adalah ciptaan Allah. Itu berarti bahwa ‘kosmos’ tidaklah berkuasa. Penguasa tertinggi hanyalah Allah. (Donald Gutrie; Theologia Perjanjian Baru; Hal. 125). Dalam hal ini juga “kosmos” yang dimaksudkan adalah dunia secara materi.

KOSMOS DAPAT BERARTI SELURUH KEBERADAAN, TEMPAT YANG DI DALAMNYA MANUSIA DILAHIRKAN
Pengertian semacam ini lebih luas daripada pengertian pertama di mana “kosmos” hanyalah sebagai ciptaan. Biasanya arti “kosmos” semacam ini selalu dikaitkan dengan relasi antara Allah dan manusia di mana Allah terlibat dalam hubungan dengan manusia dan dunianya.

Ps 6:14 : “…Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia…”
Ps. 9:39: “…Aku datang ke dalam dunia…”
Ps 18:37: “…untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini”

Jadi pengertian “kosmos” di sini lebih mengarah kepada dunia sebagai ciptaan (sesuai arti pertama) di mana Yesus sebagai manusia datang ke dalamnya.

KOSMOS DAPAT BERARTI MANUSIA
Arti “kosmos” sebagai manusia ini merupakan arti mayoritas dalam Injil Yohanes. Kata “dunia yang dipakai tidaklah menunjuk kepada dunia secara materi seperti pada arti yang pertama dan yang kedua tetapi lebih menunjuk kepada penghuni dunia.

Ps 3:16 : “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini…”

Kalau kata “dunia” dalam ayat ini ditafsirkan sebagai dunia secara materi  maka tak dapat dibayangkan bahwa Allah mengasihi benda-benda yang tak dapat meresponi kasih-Nya. Jadi sebenarnya kata “dunia” di sini menunjuk kepada seluruh manusia.

Ps 3:17 : “…bukan untuk menghakimi dunia, tetapi untuk menyelamatkannya”

Ayat-ayat lain yang sama artinya antara lain ps 1:29; 4:42; 6:33, dll. Namun demikian, Donald Gutrie mengatakan bahwa Yohanes memakai istilah “kosmos” dalam pengertian manusia adalah manusia secara umum dan bukan manusia secara individu. Sebab jika hal ini dilihat sebagai manusia perorangan  maka akan ada persoalan dengan ayat-ayat seperti ps 3:17-18 sebab ayat 17 berkata bahwa Yesus datang untuk menyelamatkan dunia tetapi ayat 18 menyatakan bahwa hanya yang percaya saja yang diselamatkan. (Theologia Perjanjian Baru; Hal. 124).
KOSMOS DAPAT BERARTI DUNIA YANG PENUH DOSA YANG BERTENTANGAN DENGAN ALLAH
Ayat-ayat yang mendukung arti ini antara lain :

Ps 1:10 : “dunia tidak mengenal Dia…”
Ps 8:12 : “…Akulah terang dunia…”
Ps 9:5 : “Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia
PS 12:46 : “Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang…”

Jadi “kosmos” yang terpisah dari Allah adalah “kosmos” yang berada dalam kegelapan rohani dan “jahat”, bukan karena jahat pada dirinya sendiri tetapi karena dikuasai oleh roh-roh jahat.

Pertentangan antara Yesus dan kosmos yang jahat ini dialami juga oleh murid-murid-Nya (lihat ps. 17). Jadi “kosmos” artinya suatu sistem yang menentang Allah secara langsung tetapi telah dikalahkan oleh Kristus (ps 16:33).

SUMBER-SUMBER
Donald Gutrie; THEOLOGIA PERJANJIAN BARU; BPK. Gunung Mulia, 1995.
Nancy Gill; INJIL YOHANES (Bahan Kuliah Ekstensi); STAN, 1987.

Comments are closed.

Trackback URL for this entry

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.